Showing posts with label KELAS X SIMKOMDIG. Show all posts
Showing posts with label KELAS X SIMKOMDIG. Show all posts

Mengetik 10 jari

Pengertian Mengetik




    Mengetik adalah sebuah proses di mana teks atau angka dimasukkan pada alat seperti mesin ketik, komputer, atau kalkulator dengan menekan tombol pada papan ketik. Mengetik berbeda dengan cara memasukan data yang lain seperti penunjuk data komputer mouse, pena elektronik, dan pemasukan teks melalui pengenal suara. 


Pengertian Mengetik 10 jari
 

·     Mengetik 10 Jari adalah mengetik yang menggunakan 10 jari secara berirama yang bertujuan mengoptimalkan fungsi jari tangan. Teknik ini memiliki pengaturan untuk penempatan masing-masing jari agar semua jari dapat berfungsi dalam mengetik. Mengetik dengan teknik ini dapat meningkatkan kecepatan dan keakuratan pengetikan sehingga meminimalisir kesalahan dalam pengetikan.

·         Mengetik 10 Jari meupakan metode mengetik dengan metode buta yang berarti kita hanya menghargai tulisan yang akan diketik dan langsung menggunakan naluri mata tanpa melihat keyboard. Mata tidak mudah lelah karena fokus pada cek atau pada tulisan yang diketik. Mengetik dengan metode sepuluh jari akan lebih cepat daripada menulis tangan.

·         Dengan mengetik 10 jari maka kita hanya melihat atau dipandu dengan naskah atau konsep yang akan diketik ke mesin ketik atau komputer dan tanpa harus melihat keyboard. Apalagi dengan mengetik 10 jari pengetikan akan terasa lebih cepat karena tenaga untuk menekan ketikan lebih berkurang dibanding ketika menggunakan mesin ketik biasa.

·       Mengetik 10 Jari dengan cepat dan benar dengan tanpa melihat keyboard karena  keterampilan bisa dimiliki hanya dengan banyak belajar latihan saja.

Keuntungan teknik mengetik 10 jari :

·         Mengetik jadi lebih cepat

·         Lebih akurat dalam pengetikannya

·         Pekerjaan dengan mengetik 10 jari lebih cepat tuntas

·         Pembagian kerja jari tangan lebih rata, sehingga dapat menghindari gangguan jari tangan

·         Meningkatkan profesionalitas kerja

·         Tidak perlu lagi melihat keyboard dalam mengetik

 

Pada dasarnya Keyboard sudah diatur sedemikian rupa sehingga pengguna dapat menggunakannya dengan efisien. Dan berikut ini adalah pembagian tugas jari tangan dengan keyboard QWERTY.

 

Pembagian Penempatan Jari Tangan dalam Mengetik 10 Jari 

Mengetik 10 Jari untuk tugas Tangan Kiri diantaranya :

·         Kelingking : Ctrl Shift Capslock Tab `  Alt Z A Q 1

·         Jari Manis : X S W 2

·         Jari Tengah : C D E 3

·         Jari Telunjuk : V F R 4 B G T 5

·         Ibu Jari : Spacebar

 

Mengetik 10 Jari untuk Tugas Tangan Kanan diantaranya :

·         Ibu Jari : Spacebar

·         Jari Telunjuk : N H Y 6 M J U 7

·         Jari Tengah : ,  K I 8 

·         Jari Manis : . L O 9

·         Kelingking : / ; P 0 Shift ' [ - Enter ] = \ Backspace




Penggunaannya adalah posisi awal (home key) ke empat jari kanan dan kiri berada pada keyboard yaitu pada ASDFJKL;
Ketika ingin mengetik tinggal tombol yang lain kita mengarahkan jari keatas atau kebawah sesuai dengan tugasnya setelah itu kembali lagi kepada posisi awal (home key). 

 


Untuk melatih kemampuan mengetik 10 jari berirama ini ada beberapa aplikasi web yang dapat digunakan diantaranya : 


Aplikasi Web Latihan Mengetik

·         Good Typing 

·         10fastfingers

·         Typing Master 

·         Mavis Beacon Teaches Typing


Dalam aplikasi tersebut terdapat berbagai kemudahan. Terdapat statistik kecepatan, pemetaan jari, games, termasuk juga sertifikat yang dapat diperoleh dari kita mengukur kecepatan mengetik seperti yang disediakan Good Typing. 

Jika kita sering mencoba belajar mengetik 10 jari secara berirama ini maka kecepatan mengetik kita pun akan meningkat dan keakuratan dan ketuntasan dalam mengetik dokumen juga didapat. 

 

 

Sumber :


*http://onosuga.blogspot.co.id/2013/02/teknik-mengetik-10-jari.html

*https://pengertian535.wordpress.com/2017/06/21/pengertian-mengetik-10-jari-menurut-master/

*https://id.wikipedia.org/wiki/Mengetik 

Materi SIMKOMDIG Kelas X

 

Konsep Ide dalam Simulasi dan Komunikasi Digital

Ide memiliki arti imanjinasi atau rancangan solusi terhadap masalah yang dihadapi sebagai hasil pemikiran baik yang spontan atau melalui proses pemikiran yang lama. Kemampuan melahirkan ide yang tidak dimiliki oleh setiap orang karena tingkat kecerdasan, intuisi, dan daya analisis permasalahan akan berbeda-beda. 

Ide atau gagasan yang dihasilkan dari proses berpikir secara panjang dan matang tentunya memiliki beberapa faktor dan banyak pertimbangan. Selain itu, hasil yang diberikan dari ide tersebut akan mempengaruhi implementasi dalam lapangan. 

Dalam penerapannya, sebuah ide atau gagasan sebaiknya memberikan beberapa manfaat seperti berikut :
  • Membantu memecahkan masalah
  • Memberikan kontribusi positif bagi diri sendiri dan orang lain
  • Tidak melawan aturan ketentuan hukum. norma agama, sosial, dan masyarakat
  • Mampu memberikan wacana pembaharuan ilmu pengetahuan dan menambah keterampilan
  • Memotivasi orang lain untuk melakukan hal yang sama
Simulasi dapat dikatakan sebagai metode percobaan atau eksperimen untuk memecahkan masalah dengan meniru kondisi nyata melalui media pendukung seperti audio, video, gambar dan perangkat mekanik maupun computing untuk mendeskripsikan keadaan sebenarnya.

Komunikasi mempunyai pengertian tentang proses pengiriman dan penerimaan data informasi antara dua atau lebih pengguna melalu media transmisi tertentu. Komunikasi akan terjadi jika ada sumber atau pengirim, media transmisi dan penerima. Komunikasi antar personal dapat berupa percakapan verbal, pernyataan tertulis, ilustrasi gambar, kode hingga video.

Digital diistilahkan untuk mendefinisikan keadaan sinyal yang ditransmisikan dalam bentuk pulsa dengan besaran tegangan tertentu, yaitu on dan off atau 1 dan 0. Analog adalah kebalikan dari digital adalah representasi sinyal dalam bentuk gelombang sinusoid secara kontinu dengan tiga variabel, yaitu amplitudo, frekuensi, dan phase. 

Sekarang istilah digital tidak hanya mewakili transmisi data berbentuk pulsa 1 dan 0, melainkan lebih merepresentasikan setiap data baik file gambar, audio, video, maupun grafis yang dihasilkan perangkat elektronik seperti komputer. Contohnya gambar digital berarti gambar yang dihasilkan dari proses digital seperti kamera digital dan diolah menggunakan komputer.

Konsep membuat ide atau gagasan dalam Simulasi dan Komunikasi Digital adalah cara membuat komunikasi antarpengguna dengna pekerjaan kesehariaan menjadi lebih mudah menggunakan perangkat digital dalam bentuk simulasi. 

Contohnya ketika akan menyimulasikan pekerjaan mengetik yang semula menggunakan mesin tik secara manual menjadi simulasi yang dapat dicetak yang hasilnya sama persis dengan mesin tik manual. Simulasi yang dapat digunakan adalah menggunakan perangkat komputer dengan aplikasi pengolah kata, seperti Microsoft Word yang dapat diatur margin, ukuran font, sprasi, dan dicetak sama persis dengan hasil pengetikan manual dengan mesin tik

Materi 1 SIMULASI dan KOMUNIKASI DIGITAL

Logika 
     Manusia adalah mahluk paling mulia sebab dianugerahi berbagai kelebihan yang tidak diberikan kepada semua mahluk selain manusia. Salah satu kelebihan tersebut karena manusia diberikan akal pikiran sehingga dapat memilih hal yang benar dan bermanfaat, serta meninggalkan yang tidak bermanfaat (mudarat). 
     Manusia merupakan makhluk yang mampu berpikir dan bernalar dengan baik. Sebagai makhluk yang berpikir, manusia memiliki dua ciri yang melekat, yaitu rasionalitas dan moralitas. Rasionalitas akan menuntun manusia untuk bertindak menurut pikiran dengan pertimbangan yang logis. Moralitas akan mendorong manusia untuk berlaku sopan santun, sesuai dengan etiket atau norma yang berlaku. Namun, ketika manusia berpikir, kadang kala dipengaruhi berbagai kecenderungan, emosi, subjektivitas, dan berbagai hal lain yang menjadikan kita tidak dapat berpikir jernih dan logis sehingga menghasilkan kesalahan berpikir dan pada akhirnya akan mengakibatkan kesimpulan yang salah (sesat). 
     Dalam setiap keadaan, seorang manusia membutuhkan pola pikir logis. Berpikir logis merupakan berpikir dengan cara yang benar/masuk akal dan sesuai dengan hukum logika.

Logika berasal dari kata λόγος (logos) yang bermakna hasil nalar yang diutarakan dalam kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika merupakan salah satu cabang ilmu filsafat. Cabang filsafat yang lain adalah epistemologi, etika, dan estetika. Dalam pembahasan ini, logika tidak dijelaskan secara rinci, hanya digunakan untuk mempelajari bernalar sebagai kecakapan hidup, berpikir secara lurus, tepat, runtut, dan teratur, yang merupakan penerapan logika dalam kehidupan keseharian. Logika merupakan materi yang dipelajari sampai kapan pun bahkan ketika manusia menciptakan kecerdasan buatan (artificial intelligence). 

Seseorang dapat mengungkapkan kebenaran berdasarkan penalaran logis. Dengan disertai bukti-bukti yang ada, seseorang dapat menilai kebenaran pernyataan untuk akhirnya sampai pada pengambilan keputusan. 

Logika disebut juga sebagai alat untuk menjaga dari kesesatan bernalar. Seseorang membutuhkan kemahiran bernalar logis agar dapat menghasilkan kesimpulan yang benar.
Beberapa manfaat yang akan didapatkan setelah mempelajari logika antara lain sebagai berikut :
(1) Menjaga supaya kita selalu berpikir benar menggunakan asas-asas sistematis.
(2) Membuat daya pikir menjadi lebih tajam  dan menjadikannya lebih berkembang.
(3) Membuat setiap orang berpikir cermat, objektif, dan efektif dalam berkomunikasi.
(4) Meningkatkan cinta kebenaran dan menghindari kesesatan bernalar. 

     Bagaimana dengan perbandingan otak kanan yang dominan lebih berwarna dan manusiawi, jika hanya lebih mengutamakan logika tanpa rasa? Layakkah siswa diajarkan seperti robot dengan program dan perintah tanpa rasa? Dalam memberikan penjelasan, akankah lebih baik moderat dan digambarkan dengan baik? Cara kerja otak lebih nyata jika divisualisasikan. 

     Salah satu fungsi logika adalah sebagai alat untuk menarik kesimpulan. Kita dapat menggunakan alat ini setelah melakukan penalaran berdasarkan pernyataan-pernyataan benar (premis) yang ada. Penalaran untuk penarikan kesimpulan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pola nalar deduktif dan induktif. 

a. Deduktif 
Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang umum ke 
khusus. Contoh: 

Umum Semua siswa SMK harus disiplin dan bertanggung jawab. 
Khusus Sandi adalah siswa SMK. 

Kesimpulan: Sandi harus disiplin dan bertanggung jawab. 

b. Induktif 
Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang khusus ke 
umum. Contoh: 

Khusus Devi rajin belajar. Dia mendapat hasil yang memuaskan. 
Khusus Yuda rajin belajar. Dia mendapat hasil yang memuaskan. 
Khusus Tika rajin belajar. Dia mendapat hasil yang memuaskan. 

Kesimpulan: Siswa yang rajin belajar akan mendapatkan hasil yang memuaskan. 

KLIK ABSENSI DISINI pilih Simulasi dan Komunikasi Digital