Apa Itu Desain Karakter?
Desain
karakter adalah proses visualisasi karakter yang disesuaikan dengan tema
cerita. Mulai dari nama, bentuk tubuh, gaya gambar, pose, ekspresi, dan
gaya busana tokoh ditentukan di sini. Gunanya supaya ada korelasi
antara cerita dan gambar. Selain itu desain karakter berguna untuk
menciptakan konsep penokohan yang matang. Coba kamu perhatikan tayangan “Doraemon”, “Despicable Me”, “Toy Story”. Semua karakternya dibuat melalui proses ini

Contoh desain karakter (sumber: behance.net/SKlakina)
Proses
ini bisa menjadi pegangan kamu untuk membuat karakter yang sama secara
berkali-kali. Karena setiap karakter memiliki detailnya masing-masing.
Apalagi kalau kamu membuat OC atau original character, kamu pasti membutuhkan cara ini. Sekarang yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana cara mendesain karakter? Gak perlu bingung lagi, karena kami akan membagikan tahapan-tahapannya khusus buat kamu. Yuk simak sama-sama!
Konsep Dasar Karakter
Sebelum
membuat visualnya, tentu kamu perlu paham dulu tema dan jalan cerita.
Bagaimana watak tokoh dan apa saja adegan yang ada di dalam cerita.
Kalau sudah, sekarang saatnya membuat konsep dasar karaktermu. Membuat konsep dasar karakter merupakan tahap paling awal dalam perancangan desain karakter.
Langkah ini terbagi menjadi dua, yaitu dari segi fisik dan segi psikologis. Di tahap ini, kamu belum perlu membuat visualnya. Yuk lihat apa saja komponennya!
Konsep Karakter dari Segi Fisik
1. Pilih jenis karakter
Pertama-tama kamu mesti tahu jenis karakter yang akan kamu desain. Apakah manusia, hewan, tumbuhan, atau bentuk lainnya?

Karakter Minion di dalam film animasi “Despicable Me 2” (sumber: hollywoodreporter.com)
Tidak
semua karakter mesti manusia kok, semuanya tergantung dengan cerita yang
kamu buat. Bisa jadi ia adalah makhluk luar angkasa atau robot canggih
dari masa depan. Bahkan yang diluar nalar manusia sekalipun.Kerahkan semua imajinasi dan kreativitasmu. Carilah keunikan yang bisa menarik perhatian audiens.
2. Tentukan Jenis kelamin karakter
Ini
penting banget. Kamu mesti jelas dalam menentukan jenis kelamin
karakter, yaitu laki-laki atau perempuan. Supaya kedepannya kamu lebih
mudah untuk menentukan bentuk tubuh, ekspresi, dan aksesoris yang
dikenakan tokoh.
3. Beri nama karaktermu
Hayo,
siapa nama karaktermu? Pilihlah nama yang unik agar mudah diingat oleh
audiens. Nama juga disesuaikan dengan latar belakang tokoh. Misalnya ia
berasal dari Korea Selatan. Selipkan nama atau istilah yang berbau
budaya sana.
4. Tentukan usia
Usia
tokoh akan ada hubungannya dengan ekspresi, gaya busana, dan lain-lain.
Misalnya karaktermu berusia 17 tahun. Berarti dia memakai busana anak
muda.

Contoh gaya busana sesuai usia karakter (sumber: behance.net/victorior)
5. Tentukan tinggi dan berat badan
Tinggi
dan berat badan berkaitan dengan bentuk tubuh karakter nantinya.
Misalnya dia memiliki tinggi badan 160 cm, berarti kamu bisa mendapat
gambaran saat membuat sketsa. Tinggi
karakter satu dengan karakter lainnya tentu berbeda. Jangan sampai
karakter A yang seharusnya lebih pendek dari karakter B malah jadi
kebalikannya.
6. Warna kulit disesuaikan dengan asal karakter
Layaknya
manusia, karakter yang kamu buat pasti punya latar belakang. Misalnya
di dalam cerita, karaktermu berasal dari Jepang, berarti warna kulitnya
lebih condong ke warna putih atau masuk ke pink tone.
Konsep Karakter dari Segi Psikologis
Kalau
tadi sudah membahas dari segi fisik, sekarang kami akan membahas konsep
karakter dari segi psikologisnya nih, yaitu dilihat dari watak dan
kepribadian. Umumnya ada tiga jenis penokohan, yaitu protagonis,
antagonis, dan tritagonis.

Contoh desain karakter sesuai psikologis (sumber: behance.net/claudiasouza)
Kami
ambil contohnya. Misal karakter buatanmu masuk ke dalam golongan tokoh
protagonis. Ia memiliki sifat yang ceria, tidak mudah menyerah, dan
selalu menyemangati teman-temannya. Ini akan berkaitan dengan ekspresi,
pose, gaya busana, dan aksesori yang akan dikenakan tokoh.
Misalnya, kamu bisa memberinya busana-busana cerah, mimik wajah tersenyum, dan aksesoris-aksesoris pada gayanya. Itulah kenapa kamu perlu tahu bagaimana watak dan kepribadian tokoh. Sebenarnya
ada juga kreator yang memasukkan identitas lain karakter, seperti
zodiak, shio, dan golongan darah. Semakin detail informasi, maka semakin
bagus pula untuk pengembangan desain karakter.
Sketsa Dasar Karakter dari Bentuk Geometris

Contoh sketsa karakter dengan bentuk geometris (sumber: omimgun.pw)
Cara
membuat desain karakter yang selanjutnya adalah dengan membuat sketsa
dasar karakter. Sketsa ini berpatokan dari konsep karakter yang sudah
kamu buat sebelumnya. Sketsa dasar dibuat dari bentuk-bentuk geometris,
seperti persegi, segitiga, dan bulat. Kok pakai bentuk geometris sih? Mungkin pertanyaan itu akan muncul di benakmu.
Yap,
dari bentuk geometris itu akan menciptakan visual yang disesuaikan
dengan konsep fisik dan psikologis karakter. Kami buat contoh sederhana.
Karakter buatanmu adalah orang yang periang dan gemar makan. Bulat
adalah bentuk geometris yang cocok sebagai desain dasar karakter
tersebut.
Desain Bentuk Tubuh Karakter

Contoh desain bentuk tubuh karakter (sumber: behance.net/mayumikimura)
Saatnya
membuat bentuk tubuh karakter. Karena kamu sudah tahu tinggi dan berat
badan karakter maka proses kreatif ini akan lebih mudah. Buat tubuh
karakter dari sisi depan, belakang, dan samping. Gunakan garis bantu
agar gambar jadi seimbang dan ukurannya pas satu sama lain.
Tahap
ini tentu tidak bisa dilakukan dengan sistem SKS alias Sistem Kebut
Semalam. Akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk membuat gambar
yang pas. Tidak perlu buru-buru, siapa tahu di suatu waktu kamu
menemukan ide baru dari referensi yang kamu lihat. Revisi adalah hal
yang wajar kok.
Membuat Ekspresi Wajah Karakter

Contoh desain ekspresi wajah karakter (sumber: thedesignsketchbook.com)
Ekspresi
merupakan alat komunikasi utama di dalam desain karakter. Dari
ekspresi, audiens akan tahu apa yang sedang dirasakan si karakter.
Sehingga ada ikatan emosi yang terjalin untuk menghayati isi cerita. Sekarang
berdirilah di depan cermin. Buat ekspresi marah, senang, sedih, dan
marah. Kemudian perhatikan setiap ekspresi yang sudah kamu buat.
Bagaimana bentuk wajah kamu saat senang dan marah tentu berbeda. Raut
wajah juga dipengaruhi bentuk mata, alis, hidung, dan mulut saat
berekspresi. Dengan mempraktikannya sendiri, kamu jadi lebih mudah untuk mendesain karakter deh.
Buat Pose yang Beragam

Contoh desain pose karakter (sumber: behance.net/mayumikimura)
Pose
akan berhubungan dengan aktivitas karakter di setiap adegan cerita.
Contoh pose yang bisa kamu buat adalah saat adegan menari, makan,
melompat, dan lain-lain. Buatlah pose yang dinamis supaya karaktermu
jadi lebih hidup. Kerahkan semua imajinasi dan kreativitasmu. Selain
pose depan belakang, jangan takut untuk membuat pose yang unik.
KLIK DAN ISI LINK DIBAWAH INI!!!!!!!!
ABSEN HARI INI